Tentang SANKITA

Bersama Membangun Masyarakat yang Inklusif, Mandiri, dan Tangguh

Dari penyandang disabilitas, oleh penyandang disabilitas, dan untuk penyandang disabilitas.

“Dari penyandang disabilitas, oleh penyandang disabilitas, dan untuk penyandang disabilitas.”

   

Yayasan Kita Juga (SANKITA)

Membangun Perubahan Bersama Masyarakat

Yayasan Kita Juga (SANKITA) didirikan pada tahun 2007 sebagai bentuk kepedulian terhadap penyandang disabilitas dan kelompok masyarakat yang mengalami keterbatasan dalam memperoleh kesempatan, akses, dan pemenuhan hak.


SANKITA berawal dari sebuah gerakan yang dibangun oleh penyandang disabilitas bersama orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap isu disabilitas. Sejak awal, SANKITA membawa semangat “dari penyandang disabilitas, oleh penyandang disabilitas, dan untuk penyandang disabilitas.”


Nama “Kita Juga” memiliki makna yang mendalam. Nama tersebut merupakan ajakan untuk melihat disabilitas bukan semata-mata sebagai persoalan individu, tetapi sebagai persoalan bersama.

 

Hambatan yang dialami penyandang disabilitas sering kali bukan hanya berasal dari kondisi fisik atau fungsi seseorang, tetapi juga dari lingkungan, stigma, diskriminasi, keterbatasan akses, serta cara pandang masyarakat.


Karena itu, “Kita Juga” mengandung pesan bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif. Masyarakat bukan hanya penerima manfaat dari perubahan, tetapi juga bagian penting dari proses perubahan tersebut.

   

Nilai Nilai Unggulan Kami

Program yang Mendorong Perubahan.

SANKITA mengembangkan kerja kolaboratif yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Saat ini, SANKITA menjalankan berbagai program yang berfokus pada:

   

Inklusi dan Kesetaraan
Kami percaya bahwa setiap orang memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi, berkembang, mengambil keputusan, dan memperoleh kesempatan tanpa diskriminasi.

   

Martabat dan Penghormatan

Setiap manusia memiliki martabat dan potensi. Kami menghargai setiap individu sebagai pribadi yang memiliki kemampuan, pengalaman, suara, dan hak untuk menentukan kehidupannya sendiri.

   

Partisipasi Masyarakat

Perubahan yang berkelanjutan harus dibangun bersama masyarakat. Kami mendorong keterlibatan aktif masyarakat, termasuk kelompok yang selama ini kurang terwakili, dalam merencanakan dan menentukan solusi atas persoalan yang mereka hadapi.

   

Pemberdayaan

Kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi berupaya memperkuat kemampuan masyarakat agar mampu mengembangkan potensi, mengambil keputusan, memperjuangkan hak, dan membangun kehidupan yang lebih mandiri.

   

Kesetaraan
Kami percaya bahwa pembangunan harus memberikan kesempatan yang adil bagi semua orang, terutama bagi kelompok yang menghadapi hambatan sosial, ekonomi, lingkungan, maupun struktural.

   

Keadilan
Kami percaya bahwa pembangunan harus memberikan kesempatan yang adil bagi semua orang, terutama bagi kelompok yang menghadapi hambatan sosial, ekonomi, lingkungan, maupun struktural.

   

Solidaritas
Kami membangun kerja bersama berdasarkan kepedulian, saling menghargai, dan semangat untuk saling mendukung dalam menghadapi berbagai persoalan masyarakat.

   

Keberlanjutan
Kami mendorong perubahan yang tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan bagi generasi yang akan datang.

   

Perjalanan SANKITA

Membangun Perubahan Bersama Masyarakat

Sejak didirikan pada tahun 2007, SANKITA memulai kegiatannya melalui pendataan penyandang disabilitas, peningkatan kesadaran masyarakat, serta kegiatan-kegiatan untuk memperkenalkan isu disabilitas kepada masyarakat.


Dalam perkembangannya, SANKITA memperkuat kerja di tingkat masyarakat dan desa melalui pelayanan terapi, penyediaan alat bantu, pendidikan inklusif, pemberdayaan masyarakat, serta advokasi hak-hak penyandang disabilitas.


Seiring dengan perkembangan kebutuhan masyarakat, SANKITA kemudian memperluas pendekatannya. Isu disabilitas tetap menjadi bagian penting dari identitas dan pengalaman organisasi, namun kerja SANKITA berkembang untuk menjawab berbagai persoalan yang saling berkaitan, termasuk pemberdayaan ekonomi, perubahan iklim dan lingkungan, pengurangan risiko bencana, pendidikan, kesehatan, demokrasi, hak asasi manusia, serta advokasi kebijakan.


Pada tahun 2017, SANKITA berkembang menjadi sebuah yayasan untuk memperkuat tata kelola organisasi dan memperluas ruang gerak dalam menjalankan program-program sosial dan pembangunan masyarakat.


Hingga saat ini, SANKITA terus berkomitmen untuk bekerja bersama masyarakat dalam membangun masyarakat yang inklusif, berdaya, tangguh, adil, dan berkelanjutan.

   

Semangat Kami
“Kita Juga” bukan sekadar nama.
Ia adalah sebuah cara pandang.
Bahwa tidak ada seorang pun yang boleh ditinggalkan.
Bahwa setiap orang memiliki kemampuan dan potensi.
Bahwa hambatan dapat muncul dari lingkungan dan sistem yang belum inklusif.
Dan bahwa perubahan bukan hanya tanggung jawab penyandang disabilitas atau kelompok rentan, tetapi tanggung jawab kita semua.
Kita semua adalah bagian dari perubahan. 
Kita Juga.

   

Wilayah kerja 
Yayasan Kita Juga (SANKITA) memiliki wilayah kerja utama di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kabupaten ini berada di ujung barat Pulau Flores dan merupakan salah satu wilayah strategis di Provinsi NTT karena memiliki kekayaan alam, budaya, dan potensi pariwisata yang besar, terutama dengan keberadaan Labuan Bajo dan kawasan Taman Nasional Komodo.


Secara administratif, Kabupaten Manggarai Barat terdiri atas sejumlah kecamatan yang mencakup wilayah perkotaan, pesisir, kepulauan, hingga wilayah pedesaan dan pegunungan. Kondisi geografis tersebut menghasilkan karakter masyarakat dan kebutuhan pembangunan yang beragam. Sebagian masyarakat hidup dari pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perdagangan, usaha mikro, serta sektor pariwisata.


Dalam menjalankan programnya, SANKITA tidak membatasi kerja hanya pada pusat Kabupaten Manggarai Barat atau Labuan Bajo, tetapi berupaya menjangkau masyarakat dan komunitas di berbagai desa, khususnya kelompok yang menghadapi kerentanan dan keterbatasan akses terhadap pembangunan. Kelompok tersebut antara lain penyandang disabilitas, perempuan, anak, kelompok miskin, masyarakat pedesaan, kelompok rentan terhadap bencana dan perubahan iklim, serta masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan dasar dan kesempatan ekonomi.


Wilayah kerja Manggarai Barat memiliki sejumlah tantangan yang saling berkaitan, antara lain kemiskinan dan ketimpangan akses, keterbatasan layanan dasar di wilayah pedesaan, rendahnya kesempatan ekonomi bagi kelompok rentan, eksklusi sosial terhadap penyandang disabilitas, risiko bencana, serta meningkatnya tekanan terhadap lingkungan dan sumber daya alam. Pada saat yang sama, wilayah ini memiliki modal sosial, pengetahuan lokal, sumber daya alam, budaya, dan potensi ekonomi masyarakat yang dapat dikembangkan untuk membangun kehidupan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.


Karena itu, pendekatan SANKITA di Manggarai Barat diarahkan pada penguatan kapasitas masyarakat dan organisasi lokal, pemberdayaan ekonomi, pendidikan inklusif, perlindungan dan pemenuhan hak kelompok rentan, pengurangan risiko bencana, perlindungan lingkungan, serta advokasi kebijakan. SANKITA bekerja bersama masyarakat, pemerintah desa dan daerah, organisasi penyandang disabilitas, kelompok perempuan dan pemuda, lembaga pendidikan, serta pemangku kepentingan lainnya.


Dengan demikian, Manggarai Barat bukan hanya diposisikan sebagai lokasi pelaksanaan program, tetapi sebagai wilayah pengabdian dan pengembangan kapasitas masyarakat yang menjadi basis kerja SANKITA. Pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh dari berbagai desa di Manggarai Barat juga menjadi dasar bagi SANKITA untuk mengembangkan model pemberdayaan yang inklusif, tangguh terhadap bencana dan perubahan iklim, serta dapat direplikasi di wilayah lain.

   

VISI

Terwujudnya masyarakat yang inklusif, berdaya, dan tangguh dalam menghadapi perubahan sosial, ekonomi, demokrasi, kebencanaan serta krisis iklim melalui semangat kebersamaan.

   

Kerja SANKITA diarahkan pada perubahan yang nyata dan berkelanjutan, dengan masyarakat tetap menjadi penggerak dan pemilik proses perubahan.

   

MISI

Mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal guna meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan yang berkelanjutan. 

   

Memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim dan risiko bencana melalui pendekatan adaptasi, mitigasi, serta pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. 

   

Memastikan terwujudnya inklusi kelompok rentan, termasuk perempuan, anak, lanjut usia, dan penyandang disabilitas, dalam setiap proses pembangunan. 

   

Meningkatkan akses terhadap Kesehatan dan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan. 

   

Mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. 

   

Mengembangkan program ekonomi inklusif yang membuka peluang usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. 

   

Mendorong dan mempromosikan nilai-nilai demokrasi serta perlindungan hak asasi manusia. 

   

Melakukan advokasi kebijakan public dan perlindungan hukum guna mendorong perlindungan dan pemenuhan hak kelompok rentan. 

   

Galeri dan Aktivitas Kami

Perubahan yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi.

Dampak yang Kami Bangun

Dampak Perubahan dalam jangka panjang.

"Kami tidak hanya berfokus pada pelaksanaan kegiatan, tetapi pada perubahan jangka panjang yang dapat terus berkembang dan dilanjutkan oleh masyarakat."

   

Kerja SANKITA diarahkan pada perubahan yang nyata dan berkelanjutan, dengan masyarakat tetap menjadi penggerak dan pemilik proses perubahan.

   

Masyarakat yang lebih inklusif.
Lingkungan sosial yang lebih terbuka dan memberi ruang partisipasi.

   

Meningkatnya akses kelompok rentan terhadap layanan
Kesempatan untuk memperoleh layanan dan manfaat pembangunan.

   

Meningkatnya kapasitas masyarakat dan lembaga lokal
Masyarakat dan lembaga lokal semakin mampu memimpin perubahan.

   

Ketangguhan terhadap bencana dan iklim

Kemampuan menghadapi bencana dan perubahan iklim semakin kuat.

   

Kesempatan masyarakat hidup mandirI
Meningkatnya kesempatan masyarakat untuk hidup mandiri dan berdaya

   

Bekerja Bersama Kami

Perubahan yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi.

SANKITA terbuka untuk bekerja sama dengan pemerintah, lembaga donor, organisasi masyarakat sipil, sektor swasta, lembaga pendidikan, komunitas, organisasi penyandang disabilitas, media, dan berbagai pihak lainnya.

Kami percaya bahwa setiap pihak memiliki pengetahuan, pengalaman, sumber daya, dan kekuatan yang dapat berkontribusi dalam menciptakan perubahan.

Pemerintah

 Lembaga Donor

Organisasi Masyarakat Sipil

Sektor Swasta

Lembaga Pendidikan

Komunitas

Organisasi Penyandang Disabilitas

Media

Organisasi Kemanusiaan

dan Berbagai pihak lainnya.

Bekerja Bersama Kami

Mari Bersama Membangun Manggarai Barat

Kami terbuka untuk berkomunikasi, berdiskusi, dan membangun kolaborasi dengan masyarakat, pemerintah, lembaga donor, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, maupun pihak lain yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


Apabila Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai program SANKITA, menjajaki peluang kerja sama, menyampaikan pertanyaan, memberikan informasi, atau berdiskusi mengenai kebutuhan masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat, silakan menghubungi kami.
 

SANKITA mengajak Anda untuk menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat Manggarai Barat yang inklusif, mandiri, tangguh, sehat, berkeadilan, dan berkelanjutan.