Program yang Mendorong Perubahan

Pemberdayaan Ekonomi dan Mata Pencaharian

Dari penyandang disabilitas, oleh penyandang disabilitas, dan untuk penyandang disabilitas.

Dari potensi lokal, menjadi produk.
Dari kelompok, menjadi usaha.
Dari usaha, menuju kemandirian.

   

Yayasan Kita Juga (SANKITA)

Membangun mata pencaharian yang inklusif dan berkelanjutan

SANKITA mendorong pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan potensi, keterampilan, dan sumber daya lokal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Program ini secara khusus memberikan perhatian kepada kelompok rentan, perempuan, ibu-ibu, janda, pemuda, penyandang disabilitas, serta kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap peluang ekonomi.

 

SANKITA meyakini bahwa pemberdayaan ekonomi bukan sekadar memberikan bantuan modal atau pelatihan, tetapi merupakan proses pendampingan bersama agar masyarakat mampu mengenali potensi yang dimiliki, mengembangkan keterampilan, membangun usaha, menghasilkan produk yang berkualitas, dan secara bertahap memiliki kemampuan untuk mengelola serta mengembangkan usahanya secara mandiri.


Dalam pelaksanaannya, SANKITA mendampingi kelompok masyarakat mulai dari identifikasi potensi lokal, pembentukan dan penguatan kelompok, pelatihan keterampilan, pengembangan produk, pengelolaan usaha, hingga pengemasan dan pemasaran produk. Pendampingan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam menentukan jenis usaha yang sesuai dengan potensi, kebutuhan, dan kondisi mereka.

   

Beberapa kegiatan pemberdayaan yang dikembangkan antara lain pelatihan dan pengembangan produk pangan dan minuman berbasis bahan lokal, seperti jamu temulawak, selai pisang, keripik singkong, keripik pisang, dan produk kopi. SANKITA mendampingi kelompok dalam proses produksi, menjaga kualitas, menentukan ukuran dan kemasan, serta mengembangkan packaging yang lebih menarik dan memiliki nilai jual.


Pendampingan juga diarahkan pada penguatan identitas produk, termasuk membantu kelompok memahami pentingnya label produk, kemasan, kebersihan dan kualitas produk, serta strategi pemasaran. Dengan demikian, produk yang dihasilkan tidak hanya untuk konsumsi sendiri, tetapi memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha yang dapat memberikan tambahan penghasilan bagi anggota kelompok.


SANKITA memberikan perhatian khusus kepada ibu-ibu dan janda yang sering kali memiliki tanggung jawab besar dalam keluarga tetapi memiliki akses terbatas terhadap sumber penghasilan. Melalui kelompok usaha, mereka didorong untuk memanfaatkan keterampilan dan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi kegiatan ekonomi yang produktif.


Bagi penyandang disabilitas, pemberdayaan ekonomi menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian dan mengurangi ketergantungan. SANKITA mendampingi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan sesuai dengan kemampuan dan minat mereka, membangun usaha secara berkelompok maupun individu, serta membuka akses yang lebih luas terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.


Pendekatan SANKITA menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama, bukan sekadar penerima bantuan. Karena itu, proses pemberdayaan dilakukan melalui pendampingan yang berkelanjutan, penguatan kapasitas kelompok, dan pengembangan jejaring agar kelompok mampu terus berkembang setelah pendampingan program berakhir.


Melalui pendekatan tersebut, SANKITA berupaya membangun mata pencaharian yang inklusif dan berkelanjutan, di mana perempuan, ibu-ibu, janda, pemuda, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memperoleh penghasilan, mengembangkan usaha, meningkatkan kepercayaan diri, dan berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan ekonomi masyarakat.

   

Semangat Kami
“Kita Juga” bukan sekadar nama.
Ia adalah sebuah cara pandang.
Bahwa tidak ada seorang pun yang boleh ditinggalkan.
Bahwa setiap orang memiliki kemampuan dan potensi.
Bahwa hambatan dapat muncul dari lingkungan dan sistem yang belum inklusif.
Dan bahwa perubahan bukan hanya tanggung jawab penyandang disabilitas atau kelompok rentan, tetapi tanggung jawab kita semua.
Kita semua adalah bagian dari perubahan. 
Kita Juga.

   

Bekerja Bersama Kami

Perubahan yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi.

SANKITA terbuka untuk bekerja sama dengan pemerintah, lembaga donor, organisasi masyarakat sipil, sektor swasta, lembaga pendidikan, komunitas, organisasi penyandang disabilitas, media, dan berbagai pihak lainnya.

Kami percaya bahwa setiap pihak memiliki pengetahuan, pengalaman, sumber daya, dan kekuatan yang dapat berkontribusi dalam menciptakan perubahan.

Pemerintah

 Lembaga Donor

Organisasi Masyarakat Sipil

Sektor Swasta

Lembaga Pendidikan

Komunitas

Organisasi Penyandang Disabilitas

Media

Organisasi Kemanusiaan

dan Berbagai pihak lainnya.

Bekerja Bersama Kami

Mari Bersama Membangun Manggarai Barat

Kami terbuka untuk berkomunikasi, berdiskusi, dan membangun kolaborasi dengan masyarakat, pemerintah, lembaga donor, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, maupun pihak lain yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


Apabila Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai program SANKITA, menjajaki peluang kerja sama, menyampaikan pertanyaan, memberikan informasi, atau berdiskusi mengenai kebutuhan masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat, silakan menghubungi kami.
 

SANKITA mengajak Anda untuk menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat Manggarai Barat yang inklusif, mandiri, tangguh, sehat, berkeadilan, dan berkelanjutan.